HEBOH RUPIAH MIRIP YUAN, INI KOMENTAR DIREKTUR CENTER OF REFORM ON ECONOMICS (CORE)

loading...
Selamat Datang di Harian Nusantara, Kali ini kami akan memberikan informasi terkait banyaknya yang menganggap uang Rupiah terbaru saat ini mirip dengan mata uang Yuan.


Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Rupiah tidak selalu dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat (AS). Jokowi meminta agar mata uang Rupiah dibandingkan dengan negara lainnya yang memiliki hubungan dagang cukup erat dengan Indonesia, di antaranya adalah China.

Tak lama berselang setelah itu, BI pun meluncurkan mata uang dengan desain terbaru. Menariknya, mata uang desain terbaru ini menjadi viral di media sosial. Sebab, desain terbaru ini juga mirip dengan mata China, yaitu yuan.

Namun, hal ini dianggap tidak dapat dikaitkan satu sama lain. Menurut Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, perbandingan dengan yuan lebih disebabkan karena adanya hubungan dagang. Namun, hal ini pun masih harus dibahas oleh pemerintah lebih lanjut.

"Situasi akan jadi tidak stabil (kalau dibanding-bandingkan). Misalkan dengan yuan, diskusi harus dilakukan lebih dahulu," ujarnya di Kantor CORE, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Menurutnya, tak masalah jika mata uang Rupiah dibandingkan dengan yuan. Hanya saja, Indonesia harus memiliki kerangka ekonomi yang kuat. Dengan begitu, maka Rupiah juga dapat tetap stabil di tengah hambatan akibat gejolak ekonomi global.

"Tapi kalau patokan, saya kira tidak masalah kita lihat dahulu," tukasnya.

Sumber : okezone

Demikian informasi yang kami sampaikan . Silahkan like fanspage kami dan tetap kunjungi situs kami di http://harianusantara.tk/. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya.

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman kami DISINI..!
loading...

0 Response to " HEBOH RUPIAH MIRIP YUAN, INI KOMENTAR DIREKTUR CENTER OF REFORM ON ECONOMICS (CORE) "

Post a Comment